Contoh Kajian Pustaka untuk PTK IPA SD Kelas 1

Posted in Makalah by

IPA dalam bahasa Bahasa Inggris disebut Natural Science. Menurut H. W. Fowler, dkk (Darmodjo, Hendro dasn Yeni Kaligis, 2004: 1.24) “Mendefinisikan IPA sebagai ilmu yang sistematis dan dirumuskan. Ilmu ini berhubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan terutama didasarkan atas pengamatan dan induksi” Darmodjo, Hendro dan Yeni Kaligis, 2004: 1.25 “Nokees  di dalam bukunya Science in Education menyatakan bahwa IPA adalah pengetahuan teoritis yang diperoleh dengan metode khusus

Berdasarkan pendapat tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa IPA adalah suatu pengetahuan teoritis yang diperoleh dengan cara yang khas yaitu dengan melakukan observasi, eksperimen, penyimpulan, penyusunan teori, eksperimentasi, observasi dan seterusnya, berkaitan dengan antara cara yang satu dengan cara yang lain. Cara untuk memperoleh ilmu secara demikian ini terkenal dengan nama metode ilmiah yang obyektif, metodik, sistematik dan berlaku untuk umum.

Pendidikan IPA di SD bermanfaat bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar. Dimana pendidikan ini menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar siswa mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah yang diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu siswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.

Media dan alat peraga merupakan alat bantu untuk memperjelas materi atau konsep yang akan disampaikan, dimana dengan alat peraga dapat meningkatkan motivasi dan merancang imajinasi siswa. Di lain pihak kita juga harus menciptakan suatu proses perubahan dalam diri siswa yaitu tadinya tidak tahu menjadi tahu dan dari tidak mengerti menjadi mengerti. Sesuai pendapat  Suke (1991), “untuk lebih memudahkan siswa memahami konsep yang belum dikuasai, guru sebaiknya menggunakan alat peraga tersebut…”

Model pembelajaran langsung dapat dilakukan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam mata pelajaran IPA. Model pembelajaran langsung adalah suatu model pembelajaran yang memberikan upaya untuk menari perhatian siswa dan memotivasi siswa agar terlibat dalam proses pembelajaran. Pembelajaran langsung merupakan model pembelajaran yang berpusat pada guru tetapi tetap harus menjamin terjadinya keterlibatan siswa. Jadi lingkungannya harus diciptakan berorientasi pada tugas-tugas yang diberikan pada siswa.

Melalui pembelajaran langsung ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapi, mendemonstrasikan keterampilan atau menyajikan informasi tahap demi tahap, mengecek kemampuan siswa dan memberikan umpan balik serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini diperkuat dari hasil penelitian  Widaningsih, Dedeh (Depdiknas 2005: 9) menyatakan, “Pembelajaran langsung dapat membantu siswa mempelajari keterampilan dasar atau topik-topik yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu.

loading...
April 2, 2015
/
Previous Post Next Post

Leave a Reply

You may also like