Nesaci Blog

Resensi Novel Salah Pilih Karya Nur St. Iskandar

Salah Pilih adalah salah satu karya roman angkatan Pujangga Baru hasil karya Nur St. Iskandar.

Tema Novel Salah Pilih
Masalah sebuah keluarga yang mengangkat seorang anak perempuan untuk menemani putra tunggalnya. Setelah beranjak dewasa dan kemudian saling mencintai lalu menikah meskipun menurut adat istiadat di Minangkabau tidak boleh, tapi mereka bisa hidup rukun setelah menikah.

Setting Cerita :
Cerita ini berlatar belakang mengenai masyarakat Minangkabau

Resensi dan Sinopsis novel salah pilih
Dalam keluarga sederhana terdapat seorang anak laki-laki yang bernama Asri. Untuk menemani Asri orang tuanya memilih untuk menjadikan Asnah yang masih mempunyai hubungan keluarga dengan Asri sebagai anak angkat. Sejak kecil Asnah telah menjadi anak angkat dari keluarga Asri. Namun berkat pendidikan yang mereka peroleh kedua anak tersebut dapat hidup rukun sebagaimana layaknya kakak beradik.

Ketika sudah beranjak dewasa Asri dan Asnah harus berpisah karena Asri harus melanjutkan sekolahnya ke Jakarta. Bertahun-tahun lamanya mereka tidak saling bertemu dan tatkala keduanya bertemu kembali ternyata perasaan kedua anak tersebut berubah yang asalnya mempunyai rasa persaudaraan sekarang berubah menjadi rasa cinta.

Baik Asri maupun Asnah mengetahui bahwa menurut adat istiadat di Minangkabau mereka tidak boleh menikah sebab masih sepesukuan yang berasal dari satu kaum. Akhirnya Asripun menikah dengan seorang wanita yang berasal dari keluarga seorang bangsawan yang masih berpegang teguh kepada tradisi lama. Ternyata perkawinan asri dan putri bangsawan itu tidak membawa kebahagiaan dan dalam suatu kecelakaan Istri Asri meninggal dunia.

Akhirnya Asri dan Asnah menikah walaupun menurut adat istiadat Minangkabau tidak boleh, tapi perasaan yang dimiliki keduanya memaksa mereka melanggar adat tersebut. Keadaan memaksa mereka hidup di Jawa.

Tapi dengan hidup penuh kebahagiaan lalu merek kembali ke Kampungnya setelah lama menetap di Jawa. Dengan rasa takut keduanya memberanikan diri pulang kampung. Masyarakat yang ada di kampungnya itu akhirnya menyambut kedatangan mereka berdua dengn semngat, lalu Asri mendaptkan jabatan yang sangat penting di kampungnya, dan masyarakat pun mengharapkan bimbingannya.

Setelah diterima kembali di kampungny Asri dan Asnah sangat senang dan hidup rukun sebagai pasangan suami istri yang harmonis.

Kesimpulan :
Asri adalah putra tunggal yang berasal dari sebuah keluarga sederhana orang tuanya ingin mengangkat Asnah yang masih mempunyai hubungan keluarga dengan keluarga Asri. Sejak kecil Asri dan Asnah selalu bersama-sama ketika beranjak dewasa Asri dan Asnah harus berpisah karena Asri harus melanjutkan sekolahnya ke Jakarta. Asri dan Asnah pun berpisah dan bertemua kembali saat perasaan mereka berubah. Asri dan Asnah pun tahu bahwa menurut adat mereka tidak boleh menikah karena masih sepesuhunan yang berasal dari satu kaum.

Kemudian Asri menikah dengan Asnah dan mereka menetap di Jawa. Setelah kembali ke kampungnya Asri diberi jabatan penting.

Amanat :
Kita tidak boleh menyalahi takdir yang telah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa.

Related Posts:

Category: Catatan Harian

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*