Categories
Catatan Harian Makalah

Apakah Unsur-unsur Pembentuk Novel?

Untuk lebih jelasnya mengenai unsur-unsur novel dapat dibagi atas beberapa bagian. Unsur-unsur novel tersebut merupakan unsur-unsur pembentuk fiksi. Unsur-unsur novel tersebut adalah sebagai berikut:

Tema
Pada dasarnya tema adalah dasar cerita, yakni pokok persoalan yang mendominasi suatu karya sastra, sebagaimana dikemukakan oleh Aminuddin (1995:91), tema adalah ide yang mendasari suatu cerita sehingga berperan juga sebagai pangkal tolak pengarang dalam memaparkan karya fiksi yang diciptakan.

Senada dengan pendapat di atas, Sayuti (1996:118) menjelaskan bahwa tema adalah makna cerita, gagasan sentral atau dasar cerita. Maksudnya adalah sesuatu yang hendak diperjuangkan melalui tulisan atau karya fiksi.

Selain ide cerita, tema dapat berupa pandangan hidup. Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh Brook dkk., bahwa tema adalah pandangan hidup yang tertentu mengenai kehidupan atau rangkaian nilai-nilai tertentu yang membentuk atau membangun dasar atau gagasan utama dari suatu karya sastra (Tarigan, 1984:125).

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, penulis berkesimpulan bahwa tema adalah ide cerita yang berupa pandangan hidup pengarang yang disampaikan melalui karya sastra.

Amanat
Amanat atau tujuan pengarang yang disampaikan kepada pembaca melalui karyanya. Amanat dapat disampaikan oleh pengarang baik secara langsung maupun tidak langsung. Artinya amanat yang disampaikan langsung apabila amanat tersebut tersurat dalam karya sastra. Sedangkan amanat yang disampaikan secara tidak langsung, apabila amanat tersebut tersirat dalam karya sastra.

Hal ini sejalan dengan pendapat Zulfahnur (1996:26) yang mengatakan bahwa amanat dapat diartikan sebagai pesan berupa ide, gagasan, ajaran moral, dan nilai-nilai kemanusiaan yang ingin disampaikan pengarang lewat ceritanya. Amanat dalam karya sastra dapat disampaikan pengarang secara eksplisit maupun implisit.

Categories
Catatan Harian Makalah

Jenis dan Pengertian Novel

Apakah Novel itu? Apa sih arti Novel itu? Novel berasal dari bahasa Itali, juga dari bahasa Latin yakni novellus yang diturunkan pula dari kata novies yang berarti baru. Dikatakan baru karena kalau dibandingkan dengan jenis-jenis sastra lainnya seperti puisi, drama, dan lain-lain, maka jenis novel ini muncul kemudian (Tarigan, 1984:164).

Novel adalah karangan yang panjang dan berbentuk prosa dan mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang lain di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku (Depdikbud, 1989:618).

Sementara itu, Jassin dalam Zulfahnur (1996:67) mengatakan bahwa novel menceritakan suatu kejadian yang luar biasa dari tokoh cerita, dimana kejadian-kejadian itu menimbulkan pergolakan batin yang mengubah perjalanan nasib tokohnya.

Selanjutnya, Sayuti (1996:6-7) mengatakan bahwa novel cenderung expand (meluas) dan menitikberatkan complexity (kompleksitas). Meluas dan kompleksitas yang dimaksudkannya adalah dalam hal perwatakan, permasalahan yang dialami sang tokoh, serta perluasan dari latar cerita tersebut.

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, penulis menyimpulkan bahwa novel adalah suatu cerita fiksi yang menggambarkan kisah hidup tokoh melalui rangkaian peristiwa yang kompleks dan mengubah nasib tokoh tersebut.

Categories
Catatan Harian

Kegiatan Perdagangan Di Laut Tengah dan Perannya Dalam Hubungan Dagang Dan Pelayaran Antara Asia Dan Eropa

Jalur Perdagangan Kuno Di Asia (Jalan Sutra)
Jalur darat perdagangan kuno di Asia terkenal dengan jalur sutra. Jalur sutra melintasi daratan Asia Tengah. Alat transportasi yang digunakan oleh pedagang di jalur sutra adalah Kuda dan Onta. Para pedagang melewati jalan darat dengan melintasi India, Irian, Turki, bahkan sampai Eropa (Romawi). Kondisi jalan sutra adalah sebagai berikut :

  • Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan
  • Para kafilah sering dihadapkan pada tantangan alam berupa gunung-gunung dan padang gurun
  • Para kafilah sering mendapat gangguan dari perampok
  • Para kafilah sering dihadang dan dirampas barangnya oleh bangsa Mongol.

Pada pedagang tersebut membawa barang-barang lokal hasil daerah mereka. Setelah itu terjadi transaksi perdagangan dan pelayaran ke arah barat di sekitar laut tengah. Para pedagang yang pergi kebarat membawa rempah-rempah, kayu berharga, dan kapur barus. Dalam perjalannya mereka singgal di beberapa tempat penting yang berada di jalur barat yaitu Pegu, Benggala, Kalikut (Pantai Koromandel), Colombo (Srilangka) dan Kalut (Malabar).

Dari tempat-tempat tersebut perdagangan dilanjutkan ke teluk Persia. Oleh para pedagang setempat barang-barang dagang di bawah lagi ke Pantai Laut Tengah. Disitulah tempat bandar-bandar besar seperti Iskandariah, Tirus, dan Konstantinopel yang banyak dikunjungi oleh orang-orang Eropa. Dari sistem perdagangan berantai yang dilakukan oleh para pedagang tersebut, terjadilan hubungan tidak langsung antara Asia dan Eropa.

Jalur Perdagangan Laut Antara Asia Barat Dengan Asia Tenggara Dan Asia Timur (Cina)
Dalam perkembangan selanjutnya terjadi perpindahan dari jalur perniagaan darat (Jalan Sutra) ke jalur perniagaan laut. Adapun faktor-faktor penyebabnya ialah sebagai berikut :

Categories
Makalah

Perbedaan Zat Aditif dan Zat Adiktif

Pengertian Zat Aditif

Zat aditif adalah zat yang ditambahkan ke dalam makanan untuk membuat makanan lebih menarik. Zat aditif yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari antara lain : Pewarna, Pemanis, Pengawet, Penyedap rasa, Antioksidan, Pemberi aroma, Pengental, Pengemulsi

Zat Pewarna – Contoh zat pewarna alami dan penggunaannya

  • Kunyit (Zat warna Kurkumin) – Memberikan warna kuning dan dapat menghilangkan bau anyir pada ikan. Selain itu kunyit digunakan untuk pembuatan tahu, keju dan kapri kalengan.
  • Daun pandan dan daun suji memberikan warna hijau (Zat warna klorofil). Daun pandan juga memiliki waroma yang enak. Kedua daun ini dapat digunakan untuk jelli dan agar-agar
  • Zat warna Kap xantin dalam cabe merah memberikan warna merah dan rasa pedas.
  • Bit mengandung zat warna antosianin yang memberikan warna abu violet dan merah.
  • Wortel mengandung warna apocanotenal dan canthoxanthin yang memberikan warna oranye sampai merah.

Zat Pemanis – Zat pemanis terdiri dari : zat pemanis alami dan zat pemanis sintetis. Contoh pemanis alami antara lain gula tebu, gula kepala, dan gula aren. Dalam kadar tertentu gula juga dapat berfungsi sebagai pengawet. Gula sintetis yang dianggap non kalori bisa digunakan untuk orang yang menjalani program diet atau untuk penderita penyakit diabetes melitus (Kencing manis). Disamping itu, gula sintetis biasa digunakan pada pembuatan produk makanan atau minuman rendah kalori.

Categories
Catatan Harian

Macam-macam Kelompok Sosial di Masyarakat

Klasifikasi Tipe-tipe Kelompok Sosial
Mac Iver dan Page (1957: 124) menggolongkan kelompok sosial berdasarkan berbagai kriteria (ukuran). Simmerl dalam Systematic Society mendasarkan pengelompokkannya pada besar kecilnya jumlah anggota, cara individu, serta interaksi sosial dalam kelompok. Ukuran lain dalam klasifikasi kelompok sosial adalah berdasarkan interaksi sosial pada kelompok. Dalam pendekatan ini para sosiolog mendasarkan pengelompokannya pada derajat saling kenal mengenal pada anggota. Selain jut juga, kelompok sosial dapat dibagi berdasarkan kepentingan wilayah dan derajat organisasi

Kelompok Sosial dipandang dari Sudut Individu
Dapat dilihat dari keterlibatan individu dengan kelompok sosial dimana ia tinggal, apakah dalam masyarakat yang masih sederhana atau dalam struktur masyarakat yang sudah kompleks.

In Group dan Out Group
Konsep in Group dan out group merupakan pencerminan dari adanya kecendrungan sikap “etnocentrisme” dari individu dalam proses sosialisasi sehubungan dengan keanggotannya pada kelompok sosial yaitu suatu sikap dalam menikai kebudayaan lain dengan menggunakan ukuran sendiri (Polak 1996: 166). Sikap in group didasari perasaan simpati atau antipati. In Group dan out group dapat ditemui pada seluruh masyarakat yang susunannya sederhana maupun kompleks

Primary Group dan Secondary Group
Primary Group adalah kelompok-kelompok yang ditandai ciri-ciri kenal mengenal antara anggota-anggota serta kerjasamanya erat yang bersifat pribadi. Pendapat dari Selo Soemarjan dan Soemardi dalam “Setangkai bunga Sosiologi” (1964: 401) menyatakan bahwa Primary Group merupakan kelompok kecil yang permanen berdasarkan saling mengenal secara pribadi diantara anggotanya. Konsep Davis (1960: 290) memperjelas pendapat, Cooley bahwa ciri-ciri utama Primary Group adalah kondisi-kondisi fisik, sifat hubungan primer dan kelompok-kelompok yang konkret dan hubungan primer.

Secondary Group merupakan kebalikan dari Primari Group. Secondary Group sebagai kelompok-kelompok yang besar, yang terdiri dari banyak orang antara siapa hubungannya tidak perlu berdasarkan kenal mengenal secara pribadi dan sifatnjya tidak begitu langgeng.

Gemeinschaft dan Gesselschaft
Tonnies dan Loomis menyatakan bahwa Gemeinschaft adalah bentuk kehidupan bersama dimana anggotanya diikat oleh hubungan batin yang bersifat alamiah dan dasar dari hubungan tersebut adalah rasa cinta dan kesatuan batin yang telah dikodratkan. Sedangkan Gesselschaft adalah berupa ikatan lahir yang bersifat pokok untuk jangka waktu yang pendek, bersifat imajiner dan strukturnya bersifat mekanis sebagaimana terdapat dalam sebuah mesin. Contoh bentuk Gemeinschaft adalah dijumpai dalam keluarga, kelompok kekerabatan dan rukun tetangga. Contoh Gesselschaft seperti ikatan antara pedagang, organisasi dalam suatu pabrik, industri

Categories
Catatan Harian

Contoh Proposal Skripsi Terbaru 2012

Berikut ini adalah Contoh Proposal Skripsi Terbaru dengan judul “Pengaruh Kegiatan Kelompok Belajar Siswa Terhadap Prestasi Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam”

Latar Belakang Masalah
Upaya pencapaian hasil belajar yang diharapkan dapat ditempuh dengan berbagai cara, diantaranya guru membimbing dan mengarahkan siswa agar dirinya merasa terpanggil, serta hingga ia mampu belajar mandiri baik individual maupun kelompok, misalnya dengan metode kerja kelompok, penugasan pemecahan masalah dan lain-lain. Dengan cara seperti ini timbul inisiatif siswa untuk membentuk belajar di lingkungan masyarakat sebagai tindak lanjut upaya guru dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Alloh berfirman : “dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatirkan terhadap kesejahteraan mereka” Depag RI (1990: 16)

Yang dimaksud dengan kegiatan kelompok belajar ialah aktivitas sekelompok orang-orang yang mempunyai tujuan yang sama, yaitu ingin mendapatkan suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksinya dengan lingkungan.

Dari hasil interaksi dengan lingkungan itu akan memperoleh keterampilan, kebiasaan, sikap kecakapan dan lain-lain.

Pada dasarnya kelompok kerja itu hampir sama dengan metode kerja kelompok, adapun yang membedakan antara keduanya hanyalah waktu pelaksanaannya saja, kerja kelompok biasa dilakukan dalam proses belajar mengajar di dalam kelas sedangkan kelompok belajar biasanya melakukan kegiatannya itu di luar jam pelajaran sekolah dan tidak diawasi oleh guru secara langsung, guru hanya memberikan arahan seperlunya kepada kelompok belajar untuk menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya, sehingga tugas dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan harapan yang diinginkan.
Itulah yang dimaksud kelompok belajar oleh penulis dalam penelitian ini.

Dengan adanya kelompok kegiatan belajar, semua anggota kelompok diharapkan mendapat tambahan waktu belajar yang maksimal di luar jam pelajaran di sekolah, mengingat alokasi waktu belajar sekolah, khususnya bidang studi pendidikan agama Islam nampaknya kurang memadai, disamping harapan itu agar berkembang dan tumbuh rasa percaya diri dan yang akhirnya akan mempertinggi prestasi belajar siswa khususnya prestasi belajar bidang studi pendidikan agama Islam.

Keberhasilan siswa dalam belajar tergantung kegiatan dan kedalaman belajar yang dilakukannya, baik faktor timbul dari dalam diri siswa maupun faktor yang timbul dari luar diri siswa.

Sementara itu prestasi belajar siswa di sekolah dasar negeri UnsilSter I dalam bidang studi pendidikan agama Islam, menurut pengamatan penulis dari hasil Sumatif secara kualitatif prestasi belajar siswa rata-rata mendapat nilai di bawah rata-rata (standar) dengan demikian prestasi belajar siswa menunjukkan tanda-tanda menurun.

Sejauh permasalahan tersebut diatas belum menunjukkan dan nyata kejelasannya, perlu dipermasalahkan bagaimana mekanisme kegiatan kelompok belajar siswa di Sekolah Dasar Negeri UnsilSter I, bagaimana prestasi belajarnya dalam bidang Studi Pendidikan Agama Islam dan apakah pengaruh kegiatan kelompok belajar siswa terhadap prestasi belajar pendidikan agama Islam berdasarkan latar belakang itulah penulis mengadakan penelitian tentang :

“PENGARUH KEGIATAN KELOMPOK BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM” (Studi Kasus di SD Negeri UnsilSter 1 Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya).

Categories
Makalah

Dampak Kerusakan Lingkungan dan Upaya Penanggulangan Kerusakan Lingkungan

Pada saat ini terjadinya kemerosotan kualitas lingkungan sudah menjangkau ke berbagai kehidupan seperti : terjadinya mutasi gen manusia terselubung, hujan asam, dampak rumah kaca, penipisan lapisan ozon yang terus meningkat.

Mutasi Gen Manusia Terselubung

Disebabkan karena berkembangnya teknologi kedokteran misalnya adanya penggunaan sinar ronzen, sinar laser, getaran ultra sonic, sehingga mengakibatkan merosotnya daya tahan manusia secara alami yang hanya dapat dipertahankan dengan dukungan teknologi yang makin lama makin dituntut kecanggihannya

Proses Terjadinya Hujan Asam

Berasal dari industri-industri yang dalam operasinya melepaskan berton-ton sulfur dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO¬2) dan Karbondioksida (CO2) ke ke udara sehingga menyebabkan terjadinya interaksi antara SO2, NO2 dan CO2 menjadi Asam Sulfat (H2SO4) sehingga air hujan akan mengandung H2SO4, HNO3 dan H2CO3. Hal ini akan menyebabkan hujan dengan pH lebih kecil dari 5,6 sehingga dapat merusak butir-butir klorofil pada tumbuhan yang dapat mengganggu aktivitas fotosintesis yang akhirnya dapat mengganggu pertumbuhan tanaman, selain itu juga dapat mengakibatkan benda logam merusak berbagai bangunan dari marmer, tegel dan beton.

Apa Dampak Rumah Kaca

Terjadi karena meningkatnya lapisan gas, terutama gas CO2 yang menyelubungi bumi, gas tersebut berasal dari berbagai kegiatan manusia, selimut gas rumah kaca ini mengakibatkan refleksi balik sinar / panas dari matahari membalik memantul kembali ke bumi. Akibatnya adalah naiknya suhu bumi atau perubahan iklim global.

Lubang Lapisan Ozon

Lapisan ozon ini mengalami kerusakan oleh bahan kimia, seperti halon dan CFC (Chlorfluorcarbon) yang dihasilkan oleh gerosol, mesin pendingin dan proses pembuatan plastik atau karet busa untuk berbagai keperluan,jika lapisan ozon mengalami kerusakan, terjadi lubang-lubang maka sinar ultraviolet akan masuk langsung ke bumi.

Pengelolaan Lingkungan

Kemampuan daya dukung lingkungan hidup sangat terbatas baik secara kuantitas maupun kualitasnya sehingga pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup membuat aturan yang dituangkan dalam UU No. 23 tahun 1997 pengertian lingkungan hidup yang tercantum dalam UU No. 4 tahun 1982 atau No. 23 tahun 1997 adalah sebagai suatu kesatuan ruang yang terdiri dari benda, daya, keadaan, makhluk hidup, termasuk didalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. Komponen lingkungan terdiri dari tiga komponen utama yaitu fisik, biotis, dan sosekbudkesmas. Dalam pengelolaan lingkungan hidup, perlu dilakukan berbagai upaya pengembangan yang berwawasan lingkungan dengan meningkatkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkan.

Pengelolaan Lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan seperti penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan dan pengendalian lingkungan hidup (UU No. 23 tahun 1997 pasal 1 dan 2) upaya dalam melestarikan lingkungan biasanya dikaitkan dengan upaya pencegahan atau penanggulangan dampak yabng ditimbulkan oleh kegiatan pembangunan. Asas yang menjadi pedoman pelaksanaan adalah pengelolaan lingkungan hidup untuk menunjang pembangunan yang berkesinambungan (berkelanjutan) sehingga tercapai tujuan yang diharapkan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang menjamin terciptanya keselarasan hubungan antar manusia dan lingkungan hidup. Kewajiban memelihara lingkungan diatur dalam bentuk keharusan (mandatory) yang ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan atau dilakukan secara sukarela (Voluntary) melalui konsep pengelolaan yang disetujui bersama (Darmakusuma)

Categories
Catatan Harian

Perilaku, Perubahan dan Konflik Sosial

Perilaku sifatnya individual yang erat kaitannya dengan kepribadian yang terbentuk sepanjang hidup melalui proses sosialisasi. Sosialisasi adalah proses belajar yang dilakukan oleh seseorang semenjak masa kanak-kanak hingga masa tuanya, mengenai pola-pola tindakan dalam berinteraksi dengan segala ragam individu yang ada di sekelilingnya. Dalam sosialisasi ini terjadi proses pembinaan kepribadian (Personality Building) yang dapat membantu seseorang untuk menyesuaikan diri, oleh karena itu kepribadian sangat dipengaruhi oleh faktor genetika (Genotype), pengalaman pendidikan, perasaan, naluri, dan lingkungan. Sosialisasi dan kepribadian ini membentuk suatu sistem prilaku (Behaviour system) yang akan menentukan sikap (Attitude) seseorang. Kepribadian merupakan keseluruhan perilaku seseorang dan kecenderungannya dalam berinteraksi dengan serangkaian situasi.

Dalam setiap kehidupan sosial, terdapat kaidah untuk mengatur hubungan antara seseorang dengan orang lain atau seseorang dengan masyarakatnya, sehingga kehidupan bermasyarakat berlangsung suasana yang teratur karena setiap orang dituntut untuk mengikuti kaidah tersebut (Comformity) tetapi pada kenyataannya sering muncul perilaku yang menyimpang dari aturan normatif yang disebut deviation yaitu penyimpangan terhadap kaidah dan nilai-nilai dalam masyarakat, orang yang berperilaku menyimpang ini disebut deviants.

Tindakan sosial yaitu tindakan individu sepanjang tindakannya itu mempunyai arti atau arti subjektif bagi dirinya yang diarahkan pada tindakan orang lain, dengan tujuan untuk mendapatkan reaksi dari sasaran yang sesuai dengan harapannya, sedangkan pemahaman adalah suatu penafsiran seseorang terhadap tindakan tersebut sehingga dapat memberikan reaksi, adapun ciri-ciri dari tindakan sosial yaitu tindakan yang memiliki makna subjektif, tindakan nyata yang bersifat membatin sepenuhnya dan bersifat subjektif, tindakan yang berpengaruh positif tindakan yang diarahkan pada orang lain untuk mendapat respon dan tindakan merupakan respons terhadap perilaku orang lain.

Berdasarkan tingkat kemudahan untuk memahaminya, tindakan sosial dibedakan kedalam empat tipe yaitu :

Rasionalitas Instrumental (Zwerk Rational)
Tipe ini merupakan tindakan sosial murni artinya tindakan seseorang yang memperhatikan cara bertindak dan tujuan yang hendak dicapai dari tindakan tersebut

Rasionalitas Yang Berorientasi Nilai (Werktrational Action)
Tindakan yang dilakukan merupakan salah satu cara yang baik dan tidak bertentangan dengan kaidah, tetapi tidak diyakinnya sebagai cara yang terbaik untuk mencapai tujuan.

Tindakan Afektif (Affective Action)
Tindakan ini lebih didominasi oleh perasaan atau emosi dan kepura-puraan atau dibuat-buat sehingga tindakan ini sulit dipahami atau tidak rasional

Tindakan Tradisional (Traditional Action)
Tindakan ini merupakan tindakan yang tidak rasional yaitu tindakan seorang yang didasarkan pada kebiasaannya dalam mengadakan sesuatu baik yang biasa dilakukannya atau kekuasaan orang terdahulu.

Categories
Catatan Harian

Makalah Tentang Pengertian Negara

Pengertian negara menurut para ahli kenegaraan adalah negara sebagai :

  • Hane Kelsen, identik dengan hukum
  • Harold J. Laski, sistem peraturan-peraturan hukum
  • Mr. Soenarko, organisasi masyarakat yang mempunyai kekuasaan tertinggi
  • Jellinek, satu kesatuan ikatan dari orang yang bertempat tinggal di daerah tertentu
  • Bellefroid, persekutuan hukum yang menempati wilayah untuk selamanya
  • Prof. Djokosoetono, SH, organisasi manusia dibawah pemerintahan yang sama
  • Prof. Mr. R. Kranenburg, organisasi kekuasaan yang diciptakan kelompok manusia.

Beberapa pendapat tentang negara menurut sudut pandang orang berbeda.

  • Logeman, negara sebagai organisasi kekuasaan artinya organisasi kekuasaan yang menyatukan kelompok manusia bertujuan mengatur masyarakat dengan kekuasaan yang ada. Negara memaksa warganya untuk taat pada peraturan. Contoh : membayar pajak, pemilu wajibs berperan serta.
  • Mac Iver, Negara sebagai organisasi politik artinya negara merupakan perkumpulan manusia yang berfungsi untuk mengatur kepentingan umum dan memaksa warganya untuk patuh pada peraturan bila melanggar kena sanksi hukum
  • Prof. Dr. Soepomo, SH, teori integralistik (persatuan); Negara sebagai susunan masyarakat yang integral dari seluruh anggota masyarakat sebagai satu kesatuan yang organis. Cocok diterapkan di Indonesia.

Asal Mula Terjadinya Negara
Berdasarkan Pendekatan faktual yaitu berdasarkan fakta (kenyataan) yang benar-benar terjadi dari pengalaman dan sejarah dengan sebab-sebab antara lain :

Suatu daerah belum ada yang menguasai kemudian diduduki oleh suatu bangsa. Contoh Liberia (Pantai Afrika Barat) diduduki orang negro dari AS dimerdekan tahun 1847

Suatu daerah yang melepaskan diri dari ikatan negara tertentu. Contoh : Belgia terlepas dari Belanda tahun 1939, Norwegia dan Swedia masing-masing terpisah menjadi negara merdeka, Indonesia terlepas dari kerajaan Hindia Belanda merupakan pendekatan adanya fakta sejarah 17 Agustus 1945.

Peleburan (fusi) beberapa negara menjadi satu negara baru. Contoh : Jerman Raya (1871), The Great Britania (Inggris Raya) peleburan dari England dan Scotland

Negara yang pecah dan lenyap muncul negara baru diatas bekas wilayahnya. Contoh : Colombia dan Venezuela

Pendekatan Teoretis yaitu hasil analisis dengan dugaan atau pemikiran logis sifatnya hipotesis serta abstrak berupa pengamatan terhadap :

Categories
Makalah

Pengertian Keluarga dan Fungsi Keluarga

Keluarga merupakan bagian masyarakat yang fundamental bagi kehidupan pembentukan kepribadian anak manusia. Hal ini diungkapkan Syarief Muhidin (1981:52) yang mengemukakan bahwa : “Tidak ada satupun lembaga kemasyarakatan yang lebih efektif di dalam membentuk keperibadian anak selain keluarga. Keluarga tidak hanya membentuk anak secara fisik tetapi juga berpengaruh secara psikologis”.

Pendapat diatas dapat dimungkinkan karena keluarga merupakan lingkungan pertam dan utama bagi seorang anak manusia, di dalam keluarga seorang anak dibesarkan, mempelajari cara-cara pergaulan yang akan dikembangkannya kelak di lingkungan kehidupan sosial yang ada di luar keluarga. Dengan perkataan lain di dalam keluarga seorang anak dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, baik kebutuhan fisik, psikis maupun sosial, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Disamping itu pula seorang anak memperoleh pendidikan yang berkenaan dengan nilai-nilai maupun norma-norma yang ada dan berlaku di masyarakat ataupun dalam keluarganya sendiri serta cara-cara untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Sedangkan istilah keluarga itu sendiri memiliki beraneka ragam pngertian, salh satunya diungkapkan oleh Paul B Houton dan Chester L Hunt (1987:267) adalah sebagai berikut :